Rabu, 27 November 2019

Permendag 71/2019 Dorong Pertumbuhan dan Daya Saing Waralaba

Mochamad Januar Rizki

Waralaba nasional semakin berkembang dan kompetitif dengan waralaba asing. Perkembangan dan daya saing waralaba nasional ini didorong melalui penyempurnaan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan, yaitu Peraturan Menteri Peradgangan Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba.

 

"Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 71 Tahun 2019 diterbitkan untuk mendorong pertumbuhan wirausahawan waralaba nasional agar semakin kompetitif dan mampu bersaing dengan waralaba asing. Kebijakan baru ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industrinya sebagai pemasok bahan baku dalam bisnis waralaba," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Suhanto, seperti dilansir situs Kemendag, Jumat (22/11) lalu.

 

Menurut Suhanto, beberapa penyempurnaan dalam peraturan terkait waralaba ini adalah menyederhanakan proses permohonan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) secara daring, menghilangkan batasan persentase dalam kewajiban penggunaan produk dalam negeri, dan menyederhanakan dokumen persyaratan STPW sehingga pemberi waralaba cukup menyampaikan prospektus penawaran waralaba dan penerima waralaba cukup menyampaikan perjanjian waralaba. Usaha waralaba saat ini meningkat pesat.

 

Tercatat sebanyak 370 STPW telah diterbitkan selama sepuluh tahun terakhir, dengan tingkat rata-rata pendaftaran per tahunnya sebesar 10,4 persen. "Jumlah waralaba nasional yang terus meningkat ini tentunya juga dapat membuka peluang kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Untuk itu, kami terus berkomitmen mendorong kemajuan waralaba nasional," jelas Suhanto.

 

Waralaba menjadi salah satu sistem bisnis yang mudah diterapkan oleh wirausahawan atau calon wirausahawan yang ingin memiliki usaha tanpa harus memulai dari awal. Selain itu, produk yang dijual juga sudah dikenal masyarakat. "Melalui pameran waralaba ini, diharapkan masyarakat dunia usaha semakin terbuka terhadap peluang-peluang baru. Baik yang datang dari dalam, maupun luar negeri," pungkas Suhanto.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua