Senin, 20 Januari 2020

Jangan Lewatkan! Survei Peringkat Corporate Law Firm Indonesia 2020

Mengangkat tema “Inovasi Kantor Hukum dalam Menghadapi Tantangan Bisnis Jasa Hukum di Indonesia”. Responden dibuka untuk corporate law firm pelanggan Hukumonline.
Normand Edwin Elnizar

Berapa jumlah firma hukum besar yang ada di Indonesia? Beberapa tahun lalu Hukumonline hanya bisa menjawab dengan embel-embel ‘mungkin’ atau ‘sepertinya’. Belum pernah ada lembaga yang otoritatif menyusun daftar tersebut. Pertanyaan itu menjadi tantangan atas komitmen Hukumonline menyajikan selengkap mungkin informasi dunia hukum Indonesia.

 

Survei pun digelar pada akhir 2017 dan dipublikasikan untuk kali pertama pada awal 2018. Sejak saat itu Hukumonline menggelar survei tahunan untuk  pemeringkatan corporate law firm (kantor hukum segmen pasar korporasi) terbesar di Indonesia. Tak ada lagi jawaban ‘mungkin’ atau ‘sepertinya’. Ya, sekarang informasinya sudah tersedia lengkap di Hukumonline!

 

Hukumonline akan kembali menggelar survei tersebut untuk kali ketiga. Tak banyak perubahan dalam pertanyaan yang diajukan. Metodenya juga masih fokus menyajikan pemeringkatan berdasarkan jumlah personel lawyer yang berperan.

 

Meskipun tidak mutlak, jumlah personel ikut mencerminkan kapasitas dan kapabilitas kantor hukum. Banyaknya jumlah fee earners sebagai salah satu parameter penilaian kantor hukum antara lain digunakan dalam hasil riset Georgetown Law School.

 

Survei tahun ini digelar dengan mengangkat tema “Inovasi Kantor Hukum dalam Menghadapi Tantangan Bisnis Jasa Hukum di Indonesia”. Hukumonline mengajak corporate law firm berbagi cerita soal inovasi apa saja yang telah dilakukan sepanjang tahun 2019 silam. Inovasi itu adalah segala yang berdampak positif bagi kantor hukum, klien, atau bahkan masyarakat pada umumnya.

 

Mulai dari dampak positif pada peningkatan bisnis kantor hukum, efektivitas atau efisiensi sistem kerja di kantor hukum, hingga inovasi apa yang dirasakan telah berdampak positif kepada klien atau masyarakat pencari keadilan. Tak ketinggalan, survei juga meminta pendapat responden soal tantangan yang berkembang dalam bisnis jasa hukum di Indonesia. Terutama yang dirasakan secara langsung selama tahun 2019.

 

Survei disajikan dengan format kuesioner melalui surat elektronik kepada para responden. Responden survei ditujukan kepada corporate law firm yang menjadi pelanggan Hukumonline.com. Tentu saja cara self assessment atau mengisi sendiri kuesioner berpeluang bias penilaian. Namun hukumonline meyakini kantor-kantor hukum tersebut akan memberikan informasi seakurat mungkin.

 

Baca:

 

Di sisi lain, kesepakatan soal perlindungan data pribadi dan data sensitif responden menjadi komitmen yang Hukumonline jaga sebaik-baiknya. Satu kuesioner mewakili jawaban dari satu kantor hukum. Cara ini untuk menjamin akurasi dan efisensi pengisian survei.

 

Prioritas responden kepada corporate law firm bukan tanpa sebab. Kantor hukum segmen pasar korporasi ini menangani hajat hidup banyak orang secara tidak langsung. Kelancaran bisnis korporasi sangat berpengaruh pada roda perekonomian yang digerakkannya.

 

Corporate law firm berperan strategis untuk mengawal kepatuhan hukum dan keamanan setiap transaksi bisnis. Bidang praktiknya meliputi finansial, perbankan, pasar modal, infrastruktur, merger dan akuisisi, perpajakan, investasi, persaingan usaha, energi dan pertambangan, telekomunikasi, kekayaan intelektual dan lainnya.

 

Semakin banyak corporate law firm dengan kapabilitas tinggi tentu akan menunjang pula aktivitas bisnis yang sehat dan makin berkembang. Dan tentu saja Hukumonline melihatnya sebagai hal penting untuk diwartakan.

 

Kuesioner dalam survei dibagi atas lima subjudul. Kelimanya adalah informasi kantor hukum, practice area beserta fee earners, afiliasi berikut kantor cabang yang dimiliki, penghargaan, dan adopsi kantor hukum terhadap teknologi. Tiap subjudul terdiri dari beragam pertanyaan mulai dari opsi hingga esai.

 

Nah, jika kantor hukum Anda adalah pelanggan Hukumonline, jangan lewatkan survei kali ini!

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua